Tiba-tiba telepon genggam milik Hachi berdering dan ternyata pada layar telepon genggam itu muncul nama “Akari”. ”Sudah, diamkan saja Akari, dia telah mengkhianatimu”, kata seorang teman Hachi yang bernama Hiroki. ”Baiklah, aku mengerti”, jawab Hachi. Dan, dari sudut ruangan yang sama tiba-tiba saja Guru Sakurai yang sedang sibuk memasak yakisoba alias mie goreng mengatakan hal yang membuat mereka semua terdiam dan berpikir,
“Jadi begitu? hanya segitu saja jauhnya kekuatan perasaanmu pada Akari?”, kata-kata Guru Sakurai memecah keheningan,
Hachi sebagai orang yang dihubungi Akari terdiam kaget dan langsung berjaan menuju tempat Guru Sakurai membuat yakisoba.
Hachi: “Saya telah dikhianati, Guru”. Begitu juga susul teman-temannya yang merasa Akari telah sangat mengkhianati Hachi.
Sakurai :”Itu tidak masalah”
Hachi :”…..”
Hachi :”Itu tidak masalah walaupun saya telah dikhianati?”
Sakurai:”Ya, kau telah dikhianati, dan itu tidaklah masalah”
Hachi:”Bahkan kalau saya telah dikhianati dan dikhianati??”
Sakurai: “Bahkan, apabila kamu telah dikhianati dan dikhianati.”
Hachi : “Bahkan, apabila saya telah dikhianati, dikhianati, dan dikhianati ????”
Sakurai : “Bahkan, apabila kamu telah dikhianati, dikhianati, dan dikhianati !”
Hachi :”….. itu hal bodoh”
Sakurai :”… tidak apa-apa untuk menjadi bodoh”, dan semua murid memandang Guru Sakurai dengan wajah penasaran.
Sakurai : “Saat kita sudah mencapai perasaan kita yang sesungguhnya, maka kita akan bertingkah laku bodoh.” “Kita mencoba bertingkah laku keren di depan orang itu”. “… Apabila kau benar-benar menyukai seseorang, kamu akan berlaku bodoh”
“Jadilah bangga dan bodohlah!”

–dari film Taiyo to Umi no Kyoshitsu–

. sekarang bener-bener belum nyiapin apa-apa, belum browsing apa-apa, cuma tahu info-info dari teman-teman tentang erasmus mundus dan DAAD. Kalau nilai tidak straight A di 2 semester terakhir ini, akan makin sulit untuk mendapatkan beasiswa. Tetapi, izinkanlah aku mau sok2 mimpi dahulu.. 2 tahun lagi, aku akan terbang ke Germany untuk bersekolah di sana, dan pada masa libur, seperti yang kudambakan sejak lama, aku akan bermain ke danau di Thüringen ini, jalan2 eropa liat musik orkes, magang2 nambah penghasilan di restoran ato kantor pos, pusing2 menghadapi ujian, hal yang susah, dan senang..








