Classmatesku dikurung di kerangkeng 140 Kilovolts!

Sebagai seorang lulusan sarjana teknik elektro yang mendalami teknik telekomunikasi, sebenarnya cukup beban bagi saya untuk belajar ilmu tenaga listrik atau yang disebut Power engineering, atau arus kuat, atau high voltage engineering, dan seterusnya.  Ya, tapi mari menghadapi apa yang seharusnya dihadapi sebagai mahasiswa Electrical  Power Engineering dengan mencoba menuliskan sesuatu yang dipelajari di negara tulip ini.

Salah satu kuliah yang cukup menarik pada hari itu adalah kuliah High Voltage Construction.  Kuliah ini mempunyai 4 credit dalam 1 semester, yang artinya untuk jadwal kuliah, dalam seminggu rata-rata mahasiswa mempunyai jatah 2 jam ketemu sang dosen dalam  suatu kelas.  Si dosen sebut saja Peter yang baik hati, sering mengajak kami ke High Voltage Labnya TU Delft untuk memberikan pemahaman-pemahaman praktis kepada kami para mahasiswa yang unyu unyu dalam bidang pengetahuan ini.  Dannnn, kunjungan ke high voltage lab kali ini, kami dihadapkan pada sebuah kerangkeng sangkar faraday, dan mulailah pak kepala lab menawarkan kepada kami,

“Kita perlu 4 orang volunteer untuk masuk ke sangkar ini dan akan kami berikan tegangan tinggi di sangkar itu!”

DSC00754

Kami para mahasiswa berpikir sejenak, mempelajari jalur-jalurnya si arus listrik akan melewati sangkar itu, dan memikirkan seberapa besar mental kami dan kepercayaan kami kepada kepala lab untuk masuk ke sangkar itu.  Tidak berapa lama, beberapa dari kami pun dengan semangatnya mengangkat tangan – menunjukkan kuatnya pengetahuan yang dimiliki akan sahabat kami yang namanya “LISTRIK TEGANGAN TINGGI”.  Saya pun ikut mengangkat tangan, karena setidaknya saya tahu bahwa tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dikader oleh salah satu perusahaan listrik negara dengan menjilat kawat bertegangan tinggi yang tentunya saja, harus dalam isolasi terhadap pentanahan yang baik.  Sekali lagi untuk para pembaca, perintah saya, “JANGAN LAKUKAN HAL INI MESKIPUN DALAM TEGANGAN RENDAH DI RUMAH-RUMAH” kalau tidak mengerti tentang listrik tegangan tinggi.

Jadi tegangan sampai kira-kira 140 kilovolt akan disuntik ke sangkar faraday tersebut lewat bagian atas dari sangkar, lalu bagian bawah sangkar ditopang oleh beberapa isolator dan pada isolator itu ada satu kawat alumunium kecil yang digunakan untuk memicu ionisasi tegangan tinggi yang mengarah ke pentanahan.

Dan, action pun dimulai.  Akhirnya kita mendapat 4 pejuang gagah dari India sebagai volunteer dan mereka memasuki sangkar faraday dan duduk di kursi yang disediakan ,dengan gagahnya.  Pintu pun ditutup, tangga pun disingkirkan, dan para penontonn -termasuk saya- menyingkir dari arena lab dan memasuki observation area.

DSC00758

DSC00759

DSC00760

DSC00761

Lampu ruangan pun dipadamkan, dan tegangan pun disuntik.  10 kilovolts, 20 kilovolts, naik terusss sampai 100 kilovolts. Begitu mencapai tegangan sekitar 140 kilovolts, muncullah arcing, atau yang biasa kita lihat semacam PETIR, mungkin kalau di komik naruto seperti jurusnya sasuke yang disebut CHIDORI,  tapi bunyinya bukan CHI CHI CHI, melainkan Ctar Ctar Ctar Ctar tapi sayangnya tidak membahana #nggakpenting.  Sang CHIDORI mengeluarkan seluruh jurusnya sampai kira-kira 10 detik dalam kegelapan.  Kami para penonton takjub sekaligus khawatir akan 4 orang teman India tersayang kita…. Setelah 10 detik, akhirnya tegangan pun diturunkan dan dipadamkan. BAGAIMANA NASIB TEMAN-TEMAN KITA, kita belum tahu karena lampu ruangan masih dipadamkan.

“I’m aliveeeeee” Kata salah seorang teman India kami Vinay, yang memang sangat ceria.  Kami para penonton pun tertawa ngakak, dan reliefed.  Silakan nonton videonya di mari🙂.  Semoga bisa menambah pemahaman teman-teman tentang dua konsep disini, yang pertama adalah sangkar faraday, yang kedua adalah teori flashover tegangan tinggi🙂

2 thoughts on “Classmatesku dikurung di kerangkeng 140 Kilovolts!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s