Ospek @ TUDelft. Jadi dejavu ospek di Indonesia.

Semingguan ini saya dan seluruh kawan-kawan master student TU Delft dari seluruh dunia mengikuti program andalan TU Delft yang diselenggarakan oleh international office setiap tahunnya untuk para international students, namanya yaitu : INTRODUCTION PROGRAMME.  Harus saya akui bahwa ospek untuk international students ini sangat unik.  Sangat penuh dengan aktivitas-aktivitas kreatif, hampir bisa dibilang ada ratusan aktivitas-aktivitas kecil seperti games, olahraga, workshop, seminar, kuliah umum, dan lain-lain.  Saya pun cukup menyesal karena harus tidak mengikuti sebagian dari aktivitasnya dikarenakan kelalaian scholar yang menimpa saya :p

2013-08-27 14.21.55

Congratulations! Indonesia yang termasuk 10 besar negara yang mengikuti international program studies di TU Delft, lihat gambar berikut :

DSC00544_1280x720

Nggak akan ada habisnya kalau menceritakan aktivitas-aktivitas apa saja yang dilakukan, tetapi yang mau saya ceritakan yaitu ternyata everybody over the world itu mempunyai kemiripan-kemiripan dalam segala sesuatunya.  Jujur saja, pada awal mulanya saya datang ke Belanda dan menapaki kaki di TU Delft, saya agak khawatir mengenai apa yang akan menimpa diri saya karena saya berpikiran bahwa orang bule itu pasti pinter dan perfect banget. YA

ORANG BULE ITU PASTI PINTER DAN PERFECT BANGET.

Itulah yang muncul di pikiran pada awal-awal.  Ehh, ternyata begitu memberanikan diri berkumpul dengan tim untuk mengerjakan project of introduction program, ternyata saya baru menyadari bahwa sebenarnya bule itu juga manusia. YA

ORANG BULE ITU JUGA MANUSIA ya ternyata

Mengapa saya berpikiran seperti itu ?  Eh karena ternyata oh ternyata, ada juga orang bule yang cenderung diam pada saat rapat di ospek.  Ada juga yang masih takut-takut berbicara sampe grogi dan gemetaran suaranya saat harus berbicara pada saat rapat kecil-kecilan 5 orang, Ada juga yang telat-telat terus saat janjian mau mengerjakan project dan dia minta maaf dan ngeles-ngeles seribu bahasa, bahkan ada juga yang ngelamun aja waktu rapat. Yaa, they are human after all.  Walaupun banyak juga bule bule yang menunjukkan kegigihan mereka dan skill mereka dalam menguasai pemikiran orang lain – oh that’s what they expect us to be such person.

IMG_9727_1200x800 IMG_9731_1200x800

Dengan saya bertemu banyak manusia-manusia around the globe, mungkin saya menjadi agak lebih mengerti mengenai pengaruh budaya multikultur dan mengatasi culture shock itu sendiri.  jadi dejavu deh, ternyata menjalani ospek international student di sini itu mirip juga seperti menjalani ospek di Indonesia, nggak jauh amet dari segi akulturasinya *mungkin dari segi doktrinasi dan aktvitasnya masih agak lebih beda kualitas lah ya :d

Di Indonesia dahulu, saya sebagai orang Jawa (Barat Tengah Timur :p red:baca) harus membiasakan diri bertemu dengan orang Medan, orang Padang, orang Sulawesi, orang Madura, orang Papua, mengerti apa-apa saja ciri khas mereka dan menyadari bahwa tidak semua orang secara personal dapat dikatakan sebagai orang secara global, maksudnya (misalnya si Budi  dari Jawa biasanya santun, tapi ehhh ternyata nggak semua orang Jawa santun koq, dia sangat blak-blakan what you see is what you get dan agak-agak forward gitu)

Sekarang, Di Belanda, saya sebagai orang Indonesia harus membiasakan diri bertemu dengan orang Cina, India, Taiwan, Italia, Belanda, dan any other European, dan lain lain, mengerti apa-apa saja ciri khas mereka dan menyadari bahwa tidak semua orang secara personal dapat dikatakan sebagai orang secara global, maksudnya (misalnya anggap ada seseorang yang bernama si Van Joko , orang Belanda yang terkenal blak-blakan baik itu benar maupun salah, ternyata dia adalah orang Belanda yang pendiam (walaupun itu sangat langka)).

RI first president

RI first president

Mungkin itulah mengapa seorang pribumi seperti Soekarno, presiden pertama RI dapat memperoleh kemerdekaan dari usaha koloni bangsa asing, karena TERNYATA ORANG INDONESIA MAMPU BERSAING. Trims Pak Karno atas segalanya

kegiatan survival intro program

2013-08-27 16.21.10 the team

Ya Kembali, We are just human, koq. Even the big European is human being too.  Dont lose your mentality, Indonesian😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s