mengapa Alloh mempercayakan sesuatu kepada seseorang ??

Laa yukalifullahu nafsan illa wus aha (2:286)

Alloh tidak akan membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya.

Sejenak setelah membaca notes seorang sobat sejak masa kecil di http://www.facebook.com/note.php?note_id=482151598675&id=581847019 , tiba-tiba pikiran ini menembus batas ruang dan waktu, kembali ke masa-masa TK, SD, SMP, dan SMA, bahkan kuliah dimana kami selalu bersama dalam satu sekolah.  Tiba-tiba terpikir, betapa berbedanya sudut pandang yang kami miliki.  Dan tidak saya sangkal bahwa sobatku ini mempunyai sudut pandang yang sangat jauh lebih bijaksana daripada yang saya miliki saat ini.

Tiba-tiba pun terpikir, tempaan seperti apa yang telah menjadi jalan hidupnya sampai sekarang, juga tempaan seperti apa yang telah menjadi jalan hidup saya sampai sekarang.

Juga, tiba-tiba terpikir pertanyaan, “Mengapa Alloh mengizinkan saya menjadi orang yang seperti saya yang sekarang, dan mengapa Alloh mengizinkan dia menjadi orang seperti dia itu, sekarang ini.”

Dan, kalau berpikir lebih jauh lagi, “Mengapa ada orang yang sudah sukses menjalankan usaha entrepreneur pada usia belia, tetapi mengapa ada saja orang yang masih saja menikmati dirinya menjadi pegawai di usia senja”

“Mengapa Alloh mempercayakan seseorang untuk sukses di usia muda, juga mengapa Alloh membiarkan seseorang lain tetap berada dalam kondisinya sekarang yang tidak maju-maju”

“Mengapa Alloh membiarkan seseorang miskin tetap miskin dan hidup merana di jalanan, mengapa Alloh membiarkan seseorang menjadi merasa nyaman dengan menjadi seorang pegawai, mengapa Alloh menjadikan Abu Rizal Bakrie memegang usaha raksasa di Indonesia, mengapa Alloh mengamanahkan jabatan presiden pertama RI kepada Soekarno, mengapa Alloh mengamanahkan Microsoft kepada Bill Gates, mengapa Alloh mengamanahkan Apple, Pixar kepada Steve Jobs”

“Alloh tidak akan membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya”,

maka kepada siapa-siapa saja Alloh mempercayakan sesuatu amanah kepada seseorang? mengapa Alloh mempercayakan amanah yang begitu berat kepada orang itu? mengapa Alloh tidak membebankan suatu amanah besar kepada orang-orang lainnya?

ingin jadi apakah kita-kita di dunia ini? jadi orang yang tidak dibebankan suatu amanah besar-besar, atau jadi orang yang diamanahkan oleh Alloh sesuatu yang berat?

rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yuniw waj’alna lil muttaqina imama. (25:74)
“ya tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”

” Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain ” (HR. Bukhari)

Orang yang paling bermanfaat untuk orang lain adalah orang yang dipercayai Alloh amanah-amanah besar, apalagi apabila bermanfaat juga menjadi imam bagi orang-orang bertaqwa.

Semoga, kita menjadi sebaik-baik manusia, yang dipercayai Alloh, diamanahi amanah-amanah besar, dan juga tidak lupa untuk berpegang teguh kepada jalan Alloh di tengah-tengah badai yang muncul saat memegang amanah-amanah itu.

Amin, wallohualambishshawab

One thought on “mengapa Alloh mempercayakan sesuatu kepada seseorang ??

  1. Pingback: one of the big person, “Steve Jobs” « jejeyikhlas’s blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s