di tangan sendiri

Sedikit tulisan dari anak manja jebolan kota-kota besar (adalah anak yang menulis tulisan ini sendiri) yang baru saja merantau (kira-kira 10 bulan yang penuh lika-liku) dan sedang di rantau sebuah kota kecil di luar pulau (tepatnya di Kalimantan).

Bahwa setelah lulus kuliah dan berada di rantau, bagi seorang laki-laki menghadapi sesuatu yang penuh dengan lika liku, semua keputusan berada di tangan sendiri.

Mungkin sebuah proses pendewasaan yang terlambat dibandingkan orang-orang yang sudah merantau duluan saat kuliah dulu.  Di saat jauh dari orang tua, kebanyakan keputusan tidak dapat dikonsultasikan dengan orang tua tersayang.

Dan mungkin lagi, sebuah proses pendewasaan yang masih belum cukup, dibandingkan dengan teman-teman yang sudah kehilangan orang tuanya terlebih dahulu.  Di  mana, keputusan yang diambilnya benar-benar di tangannya sendiri.

Seorang anak jebolan kota-kota besar yang baru saja merantau jauh dari orang tua (sama seperti paragraf pertama di atas) merasakan bahwa keputusan sepenting apapun, saat ini benar-benar di tangannya sendiri. Bahkan keputusan yang menyangkut kebahagiaan orang tuanya sendiri pun, sudah ada di tangannya sendiri.

Rabb, di saat membuat keputusan dan di saat sedang berikhtiar, seringkali -bahkan Sangat seringkali- seorang manusia manapun akan berbuat suatu yang salah, ataupun sesuatu yang melebihi batas..

Karena itu, sang anak manja jebolan kota besar memohon rasa sayang-Mu untuk terus memberikan petunjuk, dan memohon ridho-Mu untuk terus membersihkan hati ini agar di saat anak jebolan kota besar ini sedang ingin berusaha dan membuat keputusan, akan muncul suara-suara hati nurani yang langsung merupakan petunjukMu ya Rabb..  Agar usaha dan keputusan tidak akan terlalu keluar batas,, dan menyakitkan banyak pihak..

Karena,, sang anak manja jebolan kota besar ini, sudah tidak ingin menyusahkan orangtuanya di kampung halaman dengan pertanyaan, sikap, usaha, dan keputusan yang tidak dewasa dan yang akan menyusahkan banyak pihak,,, apabila ridho-Mu tidak ada pada anak manja ini, ya Rabb..

karena, sejak saat itu, keputusan ada di tangan sendiri….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s