ikhlas @jejeyikhlas ?

 Bismillah

 Hmm, akhirnya timbul juga sebuah tindakan untuk menuliskan hal yang menjadi nama belakang..  Sebuah nama atau motto belakang, memang menjadi sesuatu yang tidak biasa.. Akan banyak pertanyaan mengapa berani-beraninnya menuliskan motto di nickname..  Bisa jadi karena ingin diketahui orang lain lah, bisa jadi karena ingin gaya-gayaan, , bisa juga untuk tetap menjaga niat kita, , Wallahualambishshawab

 Sulit sekali untuk menjaga sebuah keikhlasan yang hakiki.  Bahkan di saat jari demi jari menekan tuts demi tuts tombol yang berada di deman mataku ini yaitu bernama keyboard.  Sangat sulit untuk tetap menjaga keihklasan.  Karena suatu yang dipublikasikan kepada sesama manusia dapat menjadi unsur riya kalau tidak ikhlas.

 Hmm, pengujian keikhlasan dalam kegiatan sehari-hari betul2 diuji sama ALLOH.  Karena, setan telah berjanji untuk benar-benar membuat diri kita menjadi lalai untuk beribadah dan mengingat ALLOH.  Contohnya saja seperti saat kita mendengarkan adzan berkumandang, , hmm  ingatlah seberapa besar kemalasan kita gara-gara godaan setan.  Bahkan dalam hadis Bukhari Muslim kalau tidak salah, godaan setan tiu sampai kepada aliran darah manusia.. seberapa dekatnya godaan setan itu.  banyak banget contoh godaan lainnya, seperti misalnya waktu kita pengen marah-marah pas ada banyak kerjaan.. Pas lagi penat-penatnya lagi stress-stressnya, , pasti bawaanya jadi pengen kabur atau marah, atau mukul sesuatu.. Hmm bahkan pada saat kita merasakan suka pada orang lain, , keikhlasan benar-benar diuji dalam cara yang lembut dan bisa menjadi berat, , (maklum belum nikah), , hmm hari demi hari terasa berat, , tapi inilah kesempatan menata hati dan sikap sendiri sampai saatnya kita diberi keberanian untuk bertindak dan akhirnya dipertemukan dengan jodoh kita (Aamin).

Mengenai parameter keikhlasan, , ternyata bisa juga kita mengerti parameter keikhlasan kita sendiri, , yaitu dengan terus menerus memperhatikan mulut kita ini.  Pada saat tidak ikhlas, mulut akan senantiasa membentuk gunung yang ceesan dengan alis kita jadi punya wajah merengut.  Mulut pun bisa jadi nggak tahan untuk mengatakan kebaikan apa saja yang telah kita perbuat, dan kalau si mulut ini telah mengatakan suatu amal yang telah kita lakukan, ,  maka sia-sialah amalan kita itu.  Hati-hati dengan mulut.  Parameter lainya yaitu kita jadi pengen membuat suatu keributan untuk menarik perhatian orang-orang, , seperti teriak, atau ngomong kasar keras2, atau mukul tembok, atau apa lah..

Soal kapan kita harus terus ikhlas dan kapan kita harus membalas, , menjadi keunikan tersendiri..  Kapan kita harus membalas? pada saat kita dizalimi orang lain, kita boleh membalasnya dengan kezaliman yang setingkat agar dia sadar telah menzalimi kita sebelum dia berbuat zalim lagi.. setealh itu, tentu saja yang utama dan lebih mulia adalah saling memaafkan dengan ikhlas . .  fin

 Wallahualambishshawab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s