hanya dua. suka atau tak suka. sebuah pesan dari orang tua.
Hari itu, hari ketika saya tepat akan berpisah dengan orang tua, untuk pergi dari rumah -tempat bersama orang tua dalam kehidupan sehari-hari dalam 22 tahun ke belakang sejak hari itu. Sembari sungkeman kepada orang tua, ada satu pesan bapak yang memang saat itu, saya anggap sama sekali tidak penting, dan bahkan saya pikir pesan itu adalah pesan yang kurang bisa saya terima.
Dan, seiring waktu ini berjalan, satu seperempat tahun sejak saat itu, setelah menemui bermacam-macam lingkungan, teman baru, orang-orang sesama rantau yang hidupnya sulit, manusia-manusia yang mempunyai hati yang bermacam-macam keadaan kehidupan yang terkadang saling ,keadaan yang bahkan hampir membuat saya menyerah dan pulang. Sekarang saya menyadari bahwa pesan yang bapak titipkan, sangat dan sangatlah dalam dan sangat bermanfaat untuk menjalani peliknya kehidupan ini.
jangan lupa, kalau perbuatan yang kita lakukan pasti ada yang suka, ada yang tidak suka. Dan itu sudah lumrah.
Memang, kita tak bisa menjadi orang yang disukai semua orang. Apalagi kalau kita memegang suatu jabatan penting, suatu kuasa yang utiliter. Contoh saja, pak presiden SBY dalam perintah penyerangan ke Banten beberapa hari belakang ini. Pasti ada yang tak suka. Ada yang tak suka. Kembalikan semua tindakan. Jangan terlepas dari memohon petunjukNya. Semua tindakan, bahkan pada saat berjalan, pilih langkah kaki sebelah mana terlebih dahulu, jangan lupa memohon petunjukNya.
Soal pendapat manusia lain, pasti ada yang suka, ada yang tidak suka. Dan itu sudah lumrah.
Wallohualam
Posted with WordPress for BlackBerry.
Recent Comments