peran saya dalam hidupnya adalah
Mungkin,,,, setiap hubungan kita dengan orang lain, adalah sebuah proses pembentukan pribadi kita sendiri. Kita bertemu seseorang, kita berkenalan dengan seseorang, kita berbicara dengan seseorang, bercanda, berbagi. Dan, sebenarnya mengapa ya Alloh mempertemukan kita dengan seseorang.
Mengapa Alloh mengizinkan kita bertemu dengan seseorang, dan mengapa kita mendapatkan perasaan yang berbeda-beda dengan orang-orang yang kita jumpai. ?
Dan ketika bertemu dengan orang yang ‘berbeda’, yang entah mengapa dia sangat “berbeda”. Apakah perasaan itu turun dengan sendirinya? Tentu saja kita menyukai seseorang, ataupun tidak menyukai seseorang, semua atas izin Alloh yang memegang hati kita.
Teringat kata-kata Pak MT, “Tuhan memaksa saya, dengan berbagai cara, sebagian besar tidak enak, agar saya menjadi jiwa yang benar-benar ikhlas”.
Terkadang, pertemuan kita dengan orang lain, bisa menjadi sangat menyakitkan. Kita melakukan sesuatu sesuai kemampuan kita, untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain. Tetapi, yang ada, adalah orang lain itu yang merasa tersakiti. Ada kalanya, sesuatu yang sudah kita jalankan, menurut kita benar, menurut kita, adalah sudah bermanfaat untuk orang lain,, eh ya ternyata masih dipandang oleh orang lain, kita adalah orang yang menghancurkan hidup orang lain itu.
Memang, ada maksud Alloh menjadikan kita orang yang dibenci orang lain. Pasti pula Alloh mempunyai maksud, ketika kita menjadi orang yang disukai orang lain.
Semoga hati kita selalu dekat kepada Alloh. Karena hanya dengan itulah, semua tindakan kita sudah sangat dekat dengan ridhoNya.
Apapun peran kita, pastikan mohon petunjukNya.
Wallohualam
—
Posted with WordPress for BlackBerry.
Recent Comments