Posted by: jejey87 | June 23, 2009

jadilah bangga dan bodohlah

Tiba-tiba telepon genggam milik Hachi berdering dan ternyata pada layar telepon genggam itu muncul nama “Akari”.  ”Sudah, diamkan saja Akari, dia telah mengkhianatimu”, kata seorang teman Hachi yang bernama Hiroki.  ”Baiklah, aku mengerti”, jawab Hachi.  Dan, dari sudut ruangan yang sama tiba-tiba saja Guru Sakurai yang sedang sibuk memasak yakisoba alias mie goreng mengatakan hal yang membuat mereka semua terdiam dan berpikir,

“Jadi begitu? hanya segitu saja jauhnya kekuatan perasaanmu pada Akari?”, kata-kata Guru Sakurai memecah keheningan,

Hachi sebagai orang yang dihubungi Akari terdiam kaget dan langsung berjaan menuju tempat Guru Sakurai membuat yakisoba.

Hachi: “Saya telah dikhianati, Guru”.  Begitu juga susul teman-temannya yang merasa Akari telah sangat mengkhianati Hachi.

Sakurai :”Itu tidak masalah”

Hachi :”…..”

Hachi :”Itu tidak masalah walaupun saya telah dikhianati?”

Sakurai:”Ya, kau telah dikhianati, dan itu tidaklah masalah”

Hachi:”Bahkan kalau saya telah dikhianati dan dikhianati??”

Sakurai: “Bahkan, apabila kamu telah dikhianati dan dikhianati.”

Hachi : “Bahkan, apabila saya telah dikhianati, dikhianati, dan dikhianati ????”

Sakurai : “Bahkan, apabila kamu telah dikhianati, dikhianati, dan dikhianati !”

Hachi :”….. itu hal bodoh”

Sakurai :”…  tidak apa-apa untuk menjadi bodoh”, dan semua murid memandang Guru Sakurai dengan wajah penasaran.

Sakurai : “Saat kita sudah mencapai perasaan kita yang sesungguhnya, maka kita akan bertingkah laku bodoh.” “Kita mencoba bertingkah laku keren di depan orang itu”. “… Apabila kau benar-benar menyukai seseorang, kamu akan berlaku bodoh”

“Jadilah bangga dan bodohlah!”

taiyou00

–dari film Taiyo to Umi no Kyoshitsu–


Responses

  1. Hi, tuker link yuk!
    Link mu udah tak pasang tuh… :)


Leave a response

Your response:

Categories